Postingan

Alap-alap Erasia

Gambar
Sumber foto: Jiri Bohdal @naturefoto.cz Common Kestrel Falco tinnunculus (Linnaeus, 1758) Deskripsi: Berukuran kecil (33 cm), berwarna coklat. Jantan: mahkota dan tengkuk abu-abu, ekor abu-abu kebiruan tanpa garis. Tubuh bagian atasnya merah karat dan sedikit bergaris hitam, tubuh bagian bawah kuning kerbau bercoretkan hitam. Betina: ukuran lebih besar, tubuh bagian atas seluruhnya coklat, kurang merah dengan garis-garis yang lebih tebal. Remaja: seperti betina tetapi coretan lebih rapat. Iris coklat, paruh abu-abu dengan ujung hitam, dan kaki kuning. Suara: Teriakan menusuk “yak-yak-yak-yak-yak”. Penyebaran global: Afrika, Erasia, India, dan Cina. Pada musim dingin menyebar ke selatan sampai Filipina dan Asia Tenggara. Penyebaran lokal dan status: Pengembara yang jarang sampai Sumatra. Secara teratur mengunjungi Kalimantan bagian utara dan Sulawesi. Kebiasaan: Penerbang yang sangat anggun, terbang melingkar perlahan, atau melayang-layang diam sambil mengepakkan sayap ketika berburu....

Alap-alap Coklat

Gambar
Sumber foto: neon2rossel @flickr.com Falco berigora (Vigors & Horsfield, 1827) Brown Falcon Deskripsi: Berukuran besar (41-53 cm). Tubuh bagian atas dan bawah bertotol coklat. Bulu-bulu tengkuknya tampak berantakan seperti alap-alap lainnya. Mengalami fase pucat dan fase gelap. Tungkai kehijauan. Suara : Serangkaian teriakan yang sangat cepat dengan satu nada Penyebaran global : Papua dan Australia. Penyebaran lokal dan status : Di seluruh Papua, kecuali kawasan Barat Daya dan Daerah Kepala Burung, dapat ditemukan sampai ketinggian 1800 m. Kebiasaan : Alap-alap besar yang terbang lambat di pedesaan. Sering bertengger di cabang terbuka yang menjuntai ke padang rumput, dan memangsa buruannya di atas tanah. Perilaku lebih mirip Elang-rawa, terbang dengan mengepakkan sayapnya secara santai, meluncur dengan sayap terangkat, dan melayang-layang kikuk. Makanan: Kadal, ular, mamalia pengerat, dan artropoda.

Alap-alap Capung

Gambar
Sumber foto: Swis Winasis Nama Latin : Microhierax fringillarius (Drapiez, 1824) Nama Inggris : Black-thighed Falconet Deskripsi: Berukuran kecil 10 cm, berwarna hitam dan putih. sayap panjang paha dan tungging merah karat.tubuh bagian atas abu-abu gelap, dada putih susu bercoret hitam. Betina : ukuran lebih besar, lebih coklat, lebih bercoret pada paha dan bulu penutup ekor bagian bawah. segera dapat dibedakan dengaan alap -alap macan dari dada yang keputih - putihan. Iris coklat , paruh abu-abu dengan sera kuning, kaki kuning.] Suara : Pekikan berulang-ulang "kik" Penyebaran global : Afrika, Erasia, India, Cina dan Burma. Bermigrasi ke selatan pada musim dingin. Persebaran lokal : Di Sumatra dan Kalimantan umumnya dijumpai du hutan dataran rendah sampai ketinggian 1000 m. Pengembara yang jarang tercatat di Jawa. Kebiasaan : Menangkap serangga dan burung sambil terbang cepat di atas daerah terbuka dan berhutan.

Elang Wallace

Gambar
sumber foto: Joe Pan @www.arkive.org Nama Latin : Spizaetus nanus (Wallace, 1868) Nama Inggris : Wallace’s Hawk-Eagle Deskripsi: Berukuran agak kecil (45 cm). Berwarna coklat dan putih, berjambul, dan ada 3 garis hitam pada ekor. Kepala dan bagian bawah kuning tua kemerah-jambuan, ada coretan memanjang pada dada dan garis sempit hitam pada perut. Remaja: mirip remaja Elang Gunung, tetapi berukuran lebih kecil. Iris kuning, paruh abu-abu, kaki kuning. Suara : Lengkingan tinggi “yik-yiii” yang naik pada nada kedua, “hiik” tunggal, atau seri “hiik, hiik, ..”, satu nada per detik. Penyebaran global : Malaysia, Sumatra, dan Kalimantan. Penyebaran lokal : Tidak biasa ditemukan di hutan dataran rendah di Kalimantan dan Sumatra, tetapi tersebar luas sampai Nias dan Bangka sampai ketinggian 1000 m. Kebiasaan : Mencari makan dan terbang berpasangan atau berkelompok dalam jumlah kecil. Mencari serangga di batang dan cabang pohon, sering dari atas ke bawah dengan kepala di bagian bawah. Memperlih...

Elang Gunung

Gambar
Sumber foto: Mark Chua @www.pbase.com Nama Latin : Spizaetus alboniger (Blyth, 1845) Nama Inggris : Blyth’s Hawk-Eagle Deskripsi: Berukuran agak kecil (52 cm). Berwarna hitam dan putih. Jambul panjang, ekor bergaris lebar. Dada bercoret-coret memanjang, perut bergaris melintang rapat, nyaris hotam pada beberapa individu. Tenggorokan putih dengan strip hitam di tengahnya. Bagian bawah bergaris tebal, terdapat satu garis putih lebar pada ekor yang hitam. Remaja: bagian atas coklat dan bersisik kuning tua, kepala berwarna pucat, bagian bawah kuning tua bergaris coklat, ekor bergaris-garis. Iris kuning, paruh abu-abu, dan kaki kuning. Suara : Siulan nyaring mirip Elang Jawa. Penyebaran global : Semenanjung Malaysia, Sumatra, dan Kalimantan. Penyebaran lokal : Kemungkinan tersebar luas di Sumatra dan Kalimantan. Tidak umum di hutan primer, hutan tebangan, pinggir hutan, perbukitan, dan pegunungan dengan rentang ketinggian 300-1200 m. Kebiasaan : Beristirahat di pohon yang tinggi, kadang-ka...

Elang Sulawesi

Gambar
Sumber foto: Ingo Waschkies @orientalbirdimages.org Nama Latin : Spizaetus lanceolatus (Temminck & Schlegel, 1844) Nama Inggris : Sulawesi Hawk-Eagle Deskripsi: Berukuran sedang (56-64 cm). Kepala terlihat botak tanpa jambul dan dada berwarna coklat-kemerahan. Sayap coklat gelap, tubuh bagian bawah putih polos. Suara : Informasi tidak tersedia Penyebaran global : Endemik Sulawesi Penyebaran lokal : Sulawesi dan pulau satelitnya: Muna, Butung, Taman Nasional Dumago-Bone National Park, Banggai , dan Sula. Burung muda, sumber foto: Lip Kee Yap @www.flickr.com Kebiasaan : Mendiami hutan primer dan hutan sekunder tua yang berbatasan dengan daerah terbuka pada ketinggian 250-2000 m. Bertengger di dahan yang tersembunyi menunggu mangsa, kemudian menukik cepat untuk menyerang mangsa. Lebih suka berburu di padang rumput terbuka sekitar hutan. Makanan: Memakan burung, kadal, ular, dan mamalia. Perkembangbiakan: Tercatat bersarang pada bulan Agustus, sarang berada 20 m di atas permukaan tana...

Elang Flores

Gambar
Sumber foto: Ulrike Wizisk Nama Latin : Spizaetus floris (Hartert, 1898) Nama Inggris : Flores Hawk-Eagle Deskripsi: Berukuran sedang (55 cm). Kepala putih, kadang dengan garis-garis coklat pada mahkota. Tubuh bagian atas coklat-kehitaman. Dada dan perut putih berpalang coklat kemerahan yang tipis. Ekor coklat dengan enam garis gelap. Kaki putih. Suara : Informasi tidak tersedia. Penyebaran global : Pulau Flores, Sumbawa dan Lombok (di batas-batas Taman Nasional Rinjani) serta di dua pulau satelit, Satonda dekat Sumbawa dan Komodo dekat Rinca. Catatan dari Paloe dan Komodo belum diverifikasi. Penyebaran lokal dan status : Flores, Sumbawa dan Lombok. Kebiasaan : Mendiami hutan dataran rendah dan hutan submontana sampai ketinggian 1600 m. Makanan: Tidak tersedia informasi Perkembangbiakan: Berbiak pada musim kemarau.